Contoh laporan PKL

LAPORAN KEGIATAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI

TAHUN AJARAN 2011/2012

PADA UPK MANDIRAJA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DISUSUN OLEH :

NAMA    : PARIYEM

NIS          : 1022692

KELAS   : 2 AK 5

 

 

SMK HKTI PURWAREJA KLAMPOK

Jl. Raya Purwareja Klampok  No. 82

BANJARNEGARA

 

 

LAPORAN KEGIATAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)

PADA UPK MANDIRAJA

 

 

 

Laporan ini

Disusun Guna melengkapi Tugas-tugas Dan Memenuhi

Syarat-syarat Untuk Mengikuti UAS/UANAS

SMK HKTI  1 PURWAREJA KLAMPOK

BANJARNEGARA

 

 

 

DISUSUN OLEH :

NAMA    : PARIYEM

NIS        : 1022692

KELAS  : 2 AK 5

 

 

 

SMK HKTI 1 PURWAREJA KLAMPOK

BANJARNEGARA

TAHUN AJARAN 2011/2012

HALAMAN PENGESAHAN

 

Laporan Praktek Kerja Industri ini telah disetujui dan disahkan sebagai salah satu syarat untuk menempuh UAS/UANAS Tahun Ajaran 2011/2011 pada :

 

 

Hari                 :

Tanggal           :

 

 

 

Pembimbing                                                                Guru Pembimbing

 

 

Miswan                                                                       Awalian Indar.O, S.Pd

                                                                                    NIP. 19811015 200701 1 044

 

 

Kepala SMK HKTI 1                                                 Ketua UPK Mandiraja

Purwareja Klampok

 

 

 

Sarwanto, S.P.,M.M                                                   Heru Purwanto, SE.               

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) serta dapat menyusun laporan ini dengan baik guna memenuhi persyaratan untuk mengikuti UAS/UANAS  tahun ajaran 2011/2012 pada SMK HKTI  Purwareja Klampok.

Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini dapat disusun dengan baik berkat bantuan semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bimbingan sebagai bahan masukan untuk kami. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:

  1. Bapak Sarwanto, SP.MM., Kepala Sekolah SMK HKTI 1 Purwareja Klampok yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
  2. Bapak Heru Purwanto, SE, Sebagai ketua UPK yang telah memberikan ijin pada penulis untuk  melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di SMK HKTI 1 Purwareja Klampok.
  3. Bapak Awalian Indar.O, S.Pd, Pembimbing penulisan laporan kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di SMK HKTI 1 Purwareja Klampok.
  4. Bapak Miswan dari UPK Mandiraja yang telah  memberikan bimbingan dan arahan pada penulis dalam pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
  5. Kedua orang tua penulis yang telah memberikan semangat dan dukungan pada penulis.
  6. Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga selesai penyusunan laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)

Dengan segala kemampuan yang terbatas, penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan kekeliruan dalam penulisan laporan ini. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca.

Besar harapan penulis agar laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Akhirnya penulis mengucapkan terimakasih atas segala dukungan dan bantuan sehingga laporan ini dapat tersusun dengan baik.

                                                

                                                                                    Banjarnegara,     Februari 2012

                                                                                               

                                                                                                            Penulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN

KATA PENGANTAR

 

BAB    I           PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Pelaksanaan PRAKERIN
  2. Tujuan Pelaksanaan PRAKERIN
  3. Profil Kompetensi Tamatan

 

BAB    II         PELAKSANAAN PRAKERIN

  1. Pembekalan
  2. Peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
  3. Waktu Pelaksanaan PRAKERIN
  4. Pelaksanaan Tugas
  5. Hambatan-hambatan
  6. Hasil yang di capai

 

BAB    III        PENUTUP

  1. Kesimpulan
  2. Saran

 

LAMPIRAN

 

 

BAB    I

PENDAHULUAN

 

  1. A.    Latar Belakang

Kegiatan praktek kerja merupakan  dari kurikulum pendidikan sekolah menengah kejuruan yang medukung kegiatan belajar mengajar siswa melalui kegiatan  praktek kerja secara langsung di dunia kerja sesuai dengan  program studi tertentu untuk mencapai  keahlian bekerja sebagai bekal untuk menjadi pekerja professional di dunia kerja.

            Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diterapkan suatu sistem pendidikan yang dikenal dengan istilah “Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)”. Sistem ini merupakan  suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan program pendidikan di sekolah dengan penguasa keahlian di dunia kerja untuk mencapai keahlian profesional tertentu.

            Sehubungan dengan hal tersebut, maka para siswa SMK pada jenjang tertentu diwajibkan mengikuti kegiatan praktek kerja di dunia yang merupakan system pendidikan

untuk mencapai keahlian professional.

            Pelaksanaan pendidikan sistem ganda (PSG) yang selanjutnya disebut sebagai praktek kerja industri (PRAKERIN). Sebagai perwujudan dan kebijaksanaan “link and match” atau (keterkaitan dan ketersepadanan) antara sekolah dan dunia kerja DU/DI  selain agar  siswa memiliki profesionalisme yang semakin meningkat sesuai dengan tuntutan kebutuhan DU/DI, juga siswa akan memiliki etos kerja yang meliputi : kemampuan kerja, motivasi kerja, inisiatif, kreativitas, hasil kerja yang berkualitas, disiplin waktu dan kerajinan dalam bekerja.

 

  1. B.     Tujuan Pelaksanaan PRAKERIN

PRAKERIN dilaksanakan sekolah menengah kejuruan dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian berkualitas yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan ketentuan lapangan kerja.
  2. Memperoleh link and match (kesetaraan dan kesepadanan) antara sekolah dan dunia kerja.
  3. Meningkatkan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas
  4. Memberi Pengetahuan dan pengharapan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian proses pendidikan.

 

  1. C.    Profil Kopetensi Tamatan

Profil kompetensi tamatan adalah standar minimal yang harus dicapai secara maksimal.

Profil kompetensi tamatan ini sebagai acuan sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam menyelenggarakan pendidikan agar dapat menciptakan tamatan-tamatan yang mempunyai kemampuan (mutu tamatan) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Selain tamatan program keahlian akuntansi juga harus menampilkan diri sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian mantap dan mandiri serta mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Untuk mencapai semua itu,Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk menciptakan pola pendidikan yang bervariasi sehingga siswa memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang dapat memajukan dirinya. Kompetensi yang dimiliki oleh tamatan program keahlian akuntansi adalah :

  1. Mampu melaksanakan pelayanan prima, antara lain:
    1. Melakukan komunikasi
    2. Mengetahui konsep-konsep pelayanan prima
    3. Melaksanakan pelayanan prima berdasarkan konsep sikap (Attitude), perhatian (Attention), tindakan (action)
    4. Mampu  membuka usaha bersekala  kecil dan rencana kerja.
      1. Mengidentifikasi karakteristik usaha kecil.
      2. Memilih produk dan jasa.
      3. Memilih bentuk usaha kecil.
      4. Membuat rencana usaha bersekala kecil dan rencana kerja.
      5. Mampu mengerjakan siklus akuntansi  untuk  perusahaan jasa dan  dagang bersekala kecil antara lain:
        1. Menjelaskan  pengertian, bidang-bidang spesialisasi manfaat akuntansi.
        2. Mencatat transaksi kedalam persamaan dasar akuntansi.
        3. Menyiapkan dan menganalisa  bukti transaksi.
        4. Mencatat transaksi  kedalam jurnal umum dan posting.
        5. Menjelaskan siklus akuntansi perusahaan bersekala kecil.
        6. Mampu mengetik berbagai naskah dan dokumen, antara lain:
          1. Mengidentifikasi jenis-jenis dan bagian-bagian mesin tik
          2. Mengentak tuts (keyboard) dengan sistem 10 jari.
          3. Mengetik cepat 50 epm dengan ketelitian 95% dalam berbagai bentuk surat.
          4. Mengetik daftar atau table dengan kecepatan 100 epm dengan ketelitian 96%.
          5. Mengetik berbagai dokumen/naskah dengan kecepatan 200 epm dan ketelitian 100%.
          6. Membuat surat niaga dan menetapkan sistem kearsipan, antara lain:
            1. Menerapkan pengertian dasar surat menyurat
            2. Membuat surat pribadi dan surat niaga.
            3. Menerapkan pengetahuan dasar kearsipan.
            4. Menyimpan dan menemukan kembali konsep.
          7. Mengerjakan akuntansi pos neraca baik secara manual computer, antara lain:
            1. Mengerjakan akuntansi dan surat-surat berharga (sekuritas).
            2. Mengerjakan akuntansi piutang dagang dan piutang wesel.
            3.  Mengerjakan akuntansi persediaan.
            4. Mengerjakan akuntansi investasi dalam saham dan obligasi.
            5. Mengerjakan akuntansi aktiva tetap berrwujud dan aktiva tetap tak berwujud.
            6. Mengerjakan akuntansi pinjaman hipotek dan obligasi.
            7. Mengerjakan akuntansi modal firma, koperasi dan PT.
            8. Mengerjakan dan mencatat pph pasal 21, 22, 23.
          8. Mencatat semua transaksi di bidang dana :
            1. Menerapkan sistem akuntansi perbankan.
            2. Mengelompokan  pos-pos neraca rugi/laba dan pos-pos administrasi.
            3. Melaksanakan pencatatan transaksi tabungan.
            4. Mencatat transaksi pembukuan sampai penutupan deposito.
            5. Mencatat transaksi pembukuan rekening giro sampai penutupan rekening giro.
            6. Mengerjakan warkat inkaso dan memanfaatkan jasa perbankan.
          9. Mengerjakan akuntansi usaha khusus dan perhitungan harga :
            1. Mengerjakan akuntansi cabang.
            2. Mengerjakan akuntansi penjualan konsinyasi.
            3. Mengerjakan akuntansi penjualan angsuran.
            4. Mengerjakan akuntansi leasing.
            5. Menghitung analis ratio.
            6. Mengerjakan harga pokok penjualan menurut metode harga pokok pesanan.
            7. Mengerjakan harga pokok produk menurut metode harga pokok proses.
            8. Menerapkan pemakaian komputer dalam pekerjaan akuntansi.
            9. Mengitung dan mencatat pph pasal 24, 25, 26, PPn BM dan bea materai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB    II

PELAKSANAAN PRAKERIN

 

  1. A.    Pembekalan

Untuk memperoleh pengetahuan tertentu, sebelum diterjunkan di dunia usaha atau dunia industri (DU/DI) diberikan pengetahuan secara teoritis dan simulasi di sekolah dengan kurikulum yang berlaku atau diberikan pendidikan dan pelatihan-pelatihan.

Dengan pembekalan tersebut siswa diharapkan tidak menemukan kesulitan dalam melaksanakan suatu kegiatan.

Adapun pembekalan yang diberikan antara lain :

  1. Bagaimana cara memberikan pelayanan prima
  2. Teknik melakukan komunikasi yang efektif dalam berkomunikasi dengan karyawan tempat melakukan pendidikan sistem ganda (PGG) dan kepada konsumen.
  3. Bagaimana cara membuat surat niaga dan menetapkan sistem kearsipan.
  4. Cara-cara mengerjakan akuntansi (Neraca, Laba/Rugi) dan lain-lain.
  5. Cara mengumpulkan jenis kebutuhan konsumen.
  6. Cara menganalisis harga barang.

 

  1. B.     Peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)

Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) SMK HKTI 1 Purwareja Klampok tahun ajaran 2011/2012 diikuti oleh sisswa kelas II pada program studi akuntansi. Peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di UPK Mandiraja yaitu : Pariyem

 

  1. C.    Waktu Pelaksanaan

Sementara pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  selama 60 hari dimulai  dari tanggal 12 September 2011 sampai 12 November 2011

 

  1. D.    Pelaksanaan Tugas

Dalam melaksanakan teknis Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) penulis dapatkan banyak sekali pengalaman  yang penulis anggap sebagai tugas yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Contoh tugas yang dilaksanakan :

  1. Mengetik Laporan-laporan
  2. Ceklis administrasi
  3. Mengagendakan surat
  4. Mengecek data-data yang kurang lengkap
  5. Mengisi buku harian kas
  6. Mengisi buku harian SPP
  7. Mengisi kartu kredit UEP/SPP
  8. Menghitung uang dari hasil pengembalian masyarakat baik UEP/SPP

 

  1. E.     Hambatan-hambatan

Dalam setiap melaksanakan pekerjaan pasti mengalami berbagai hambatan begitu pula dengan penulis yang baru mengenal dunia usaha yang langsung praktek ke lapangan sehingga penulis mengalami hambatan.

Hambatan-hambatan tersebut antara lain :

  1. Kurangnya pengalaman

Pengalaman merupakan guru utama bagi keberhasilan suatu pekerjaan yang kita lakukan khususnya bagi penulis yang belum berpengalaman mengenai akuntansi yang dijalankan pada UPK Mandiraja.

  1. Kurangnya pembekalan yang diterima

Pembekalan yang diterima kurang jelas karena diberikan dalam waktu singkat dan hanya garis besarnya saja atau tidak dijelaskan secara rinci.

  1. Kurangnya ketrampilan dan kreativitas siswa

Ketrampilan  dan kreativitas siswa kurang karena siswa baru terjun ke lapangan kerja.

  1. Kurang mampu dalam memerapkan teori dan praktek

Siswa mengalami kesulitan dalam hal menerapkan teori dan praktek karena teori yang diberikan di sekolah berbeda dengan pelaksanaan atau prakteknya.

  1. Kurangnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara peserta prakerin, sehingga menyulitkan peserta prakerin untuk memahami dalam melakukan tugas-tugas yang diberikan sehingga hasil yang diperoleh tidak sesuai  dengan keinginan yang diharapkan.

Hambatan-hambatan tersebut tidak melemahkan semangat penulis untuk menyelesaikan tugas, namun justru menambah pengetahuan dan pengalaman bagi penulis.

 

  1. F.     Hasil yang Dicapai

Hasil yang dicapai pada saat prakerin.

Selama melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)  khususnya di UPK Mandiraja, penulis memperoleh hasil antara lain:

1)      Dapat memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah.

2)      Dapat membandingkan kemampuan yang diperoleh di sekolah dengan dengan yang dibutuhkan di dunia kerja.

3)      Dapat mencapai alternatif  pemecah masalah yang timbul dalam dunia kerja.

4)      Dapat mengumpulkan data guna kepentingan sekolah dimasa yang akan dating.

5)      Dapat mengetahui seluk beluk akuntansi

6)      Penulis memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas  mengenai dunia kerja.

7)      Mengetahui arti penting displin dan tanggungjawab dalam melaksanakan berbagai tugas.

Hasil yang dicapai tersebut tidak lepas dari dukungan dan arahan dari semua pihak. Oleh karena itu penulis berharap hasil yang telah dicapai dapa berguna dimasa yang akan datang.

 

 

 

 

 

 

 

BAB    III

PENUTUP

 

  1. A.    Kesimpulan

Melalui pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN), penulis dapat  mengambil kesimpulan bahwa kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan program nasional yang sangat bermanfaat bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna menyelaraskan pendidikan sekolah dan dunia kerja sehingga terdapat tenaga kerja yang handal dan profesional.

            Adapun manfaat yang dapat penulis simpulkan, antara lain :

  1. Sebagai pengenalan awal terhadap dunia kerja.
  2. Sebagai sarana untuk memperluas pengetahuan dan menambah pengalaman.
  3. Sebagai sarana untuk menerapkan pendidikan yang diterima di sekolah.

 

  1. B.     Saran- saran

Saran-saran yang penulis sampaikan adalah sebagai berikut :

  1. Untuk SMK HKTI 1 Purwareja Klampok.
    1. Penempatan peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) hendaknya disesuaikan dengan program studi dari masing-masing sisawa sehingga terjadi sinkronisasi antara pendidikan yang diterima di sekolah dengan pelaksanaan tugas-tugas di dunia kerja.
    2. Pembekalan kepada peserta Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) sebaiknya lebih mantap sehingga hasil yang dicapai akan lebih maksimal.
    3. Guru pembimbing dari sekolah hendaknya lebih sering melakikan peninjauan ke tempat pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) guna memonitoring siswa, selain itu siswa juga dapat dengan mudah menyampaikan kesulitan yang sedang dihadapi di dunia kerja.
    4. Untuk UPK Mandiraja.

Disiplin kerja dan rasa kekeluargaan yang sudah terjalin baik untuk dipertahankan. Semoga pihak sekolah dan UPK Mandiraja memperoleh kemajuan dan prioritas utama sesuai dengan harapan dalam mencapai tujuan yang optimal.

Penulis berharap semoga kerjasama antara SMK HKTI 1 Purwareja Klampok dengan UPK Mandiraja  tetap terjalin dengan baik.

Demikian laporan ini disusun semoga dapat bermanfaat bagi semua pihak, dan semoga Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ditahunan  yang akan datang akan menjadi lebih baik.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s